Meskipun Mewakili Rakyat, Sejumlah Anggota DPRD OKI Tak Terlihat Adakan Bukber Bersama Masyarakat

Kayuagung

Meskipun bertugas mewakili aspirasi rakyat, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tercatat tidak mengadakan kegiatan buka bersama (bukber) dengan masyarakat luas. Hal tersebut terlihat dari pantauan publik baik melalui berbagai platform media sosial maupun pengamatan langsung di lapangan.

Banyak masyarakat yang mengaku tidak pernah melihat atau mendapatkan informasi tentang kegiatan bukber yang diadakan oleh anggota DPRD untuk rakyat di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Padahal, kegiatan semacam itu kerap menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat yang mereka wakili.

Sebaliknya, yang lebih sering terlihat oleh publik adalah sejumlah kegiatan reses yang dilakukan oleh anggota DPRD, namun dinilai lebih bersifat seremonial dan dianggap hanya menyerap anggaran tanpa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kegiatan reses yang seharusnya menjadi kesempatan untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi rakyat justru terkesan lebih fokus pada acara formal yang tidak menyentuh permasalahan nyata di tengah masyarakat.

Publik mengaku merasa kecewa dengan kondisi ini. Banyak yang berharap anggota DPRD dapat lebih dekat dengan rakyat dan menggunakan momen bulan Ramadhan untuk menunjukkan kepedulian serta kedekatan dengan masyarakat yang mereka layani.

“Sangat disayangkan, padahal bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi antara wakil rakyat dan rakyatnya. Kami berharap ada kegiatan yang bisa menghadirkan anggota DPRD bersama masyarakat biasa, bukan hanya kegiatan yang hanya bersifat formal,” ujar salah satu warga yang aktif di medsos.

Beberapa warga lain juga ramai membicarakan hal ini, dengan menyampaikan harapan agar kedepannya anggota DPRD OKI dapat lebih memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat, termasuk dengan mengadakan kegiatan yang dapat menghadirkan mereka lebih dekat dengan rakyat.

“Kita menginginkan wakil rakyat yang benar-benar dekat dengan masyarakat, bukan yang hanya muncul saat ada acara tertentu atau hanya berkutat dengan anggaran yang ada. Bukber bersama rakyat bisa jadi awal yang baik untuk menunjukkan bahwa mereka peduli,” tambah warga lainnya .

Publik berharap agar DPRD OKI dapat merefleksikan kondisi ini dan mulai mengambil langkah konkret untuk memperbaiki hubungan dengan masyarakat, salah satunya dengan mengadakan kegiatan yang lebih dekat dengan rakyat serta memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan memberikan manfaat yang nyata bagi daerah dan masyarakat. (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *