Way Kanan

Kementerian Koperasi Republik Indonesia melalui Staf Khusus Menteri Koperasi, yang berperan dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih Ambar Pertiwiningrum bersama jajaran melakukan peninjauan Gerai Koperasi Desa Merah Putih dalam rangka memantau perkembangan pembangunan Gerai KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) di wilayah Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Selasa (10/03/2026)
Kegiatan tersebut nampak dihadiri, Bupati Way Kanan yang diwakilkan Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Way Kanan, Dandim 0427 Way Kanan, Camat Negeri Agung Hepi Haryanto yang diwakilkan Sekcam Ahmad Sadikul Usna dan para undangan yang telah ditentukan
Kehadiran tim dari Kementerian Koperasi ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat dalam memperkuat kelembagaan koperasi di daerah, sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, hingga saat ini terdapat dua desa yang telah mencapai progres pembangunan 100 persen di Kabupaten Way Kanan yakni Kampung Bandar Dalam Kecamatan Negeri Agung dan Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk. Capaian ini dinilai sebagai bukti komitmen dan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta pengurus koperasi dalam mendukung pengembangan koperasi desa sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Way Kanan
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Staf Khusus Kementerian Koperasi bersama perwakilan LPDB juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta operasional Gerai Koperasi Desa Merah Putih yang berada di Kampung Bandar Dalam Kecamatan Negeri Agung dan Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk.
Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan dan pengelolaan gerai koperasi telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota koperasi maupun masyarakat sekitar.
Selain itu, tim dari kementerian juga berdialog dengan pengurus koperasi dan pihak desa guna mendengarkan secara langsung perkembangan, tantangan, serta kebutuhan dalam pengelolaan gerai koperasi di tingkat kampung.